TAHAP PERFORMING

yaitu situasi dimana kehadiran orang lain akan meningkatkan kinerja seseorang. Dan akan menjadikan suasana dalam kerja menjadi aman, nyamanm dan lain-lain.

1. Coaction Paradigm
beberapa orang melakukan tugas dan ditempat yang sama, tetapi tidak saling berinteraksi, misalnya: ujian dikelas. Maksudnya, apabila sedang UTS & UAS pasti kita akan ditempatkan ditempat yang sama, tetapi tidak diijinkan oleh pengawas untuk saling contek mencotek, saling meminjam alat tulis, dan lain-lain. Yang penting tidak boleh berinteraksi antara yang satu dengan yang lainnya.

2. Audience Paradigm (passive spectators)
kehadiran orang lain justru menghambat kinerja, misalnya: menghafal
pelajaran ditengah orang banyak. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Apabila sedang menhafal suatu pelajaran yang ingin diujiankan dalam kondisi yang ramai, pasti itu akan mengambat proses belajar kita dengan baik.

Penelitian Robert Zajonc:

  • Respon dominan : fasilitasi sosial yang ada meningkatkan kinerja seseorang, maka respon
    dominan itu sesuai
  • Respon nondominan : fasilitasi sosial yang ada menurunkan kinerja seseorang, maka respon
    dominan itu tidak sesuai

    Performance Dalam kelompok yang berinteraksi
    Tipologi tugas dari Steiner didasarkan pada kombinasi antara:
    – jenis-jenis tugas yang dapat dibagi
    – jenis-jenis hasil yang diinginkan
    – prosedur-prosedur individu dalam memberi masukan

    Meningkatkan performance kelompok:

1.      Proses komunikasi

2.      Proses perencanaan → strategi-strategi kinerja

3.      Prosedur-prosedur khusus:
Brainstorming, terdapat 4 syarat utama:
• expressiveness : bebas mengekspresikan apa saja yang ada dalam benak kita
• nonevaluative : tidak ada pendapat yang baik atau buruk, semua pendapat berharga
• quantity : semakin banyak ide, semakin kreatif
• building : ide-ide yang disampaikan seperti puzzle (ide-ide tersebut masih kasar, harus disusun dulu)

Nominal Group Technique (NGT)
pemimpin memberikan permasalahan ke forum lalu ditulis di whiteboard. Setiap orang disuruh maju ke whiteboard untuk menuliskan gagasan lalu dipilih mana yang paling baik
Delphi Technique
→ pemimpin membuat kuesioner, anggota disuruh mengisi kuesioner tersebut. Setelah diisi dikembalikan ke pemimpin lalu diberi feedback, dikembalikan lagi ke anggota, demikian terus menerus sampai ditemukan solusi yang baik
Synectics

bentuk spesial dari brainstorming. Kita disuruh berpikir lebih kreatif, berpikir secara divergen, dapat memberikan ide bermacam- macam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: