Interaksi Antar Anggota Kelompok

 

 

Dalam sebuah kelompok itu pasti ada interaksi antara para anggotanya. Interaksi adalah hubungan timbal balik yg menghubungkan komunikasi & perubahan prilaku

 

1. Proses kelompok
Kelompok sukses karena adanya “pasak penghubung”.
Fiedler memberikan tipologi dari kel kerja yg ddsrkan pd sifat & intensitas interaksi:

a) Kelompok interaksi (interacting groups),

para anggotanya saling tergantung & aksi atau tindakan mereka perlu dikerjakan & disusun bersama untuk dpt menyelesaikan tgs kel dgn baik.
– aktivitas yg 1 akan mempengaruhi aktivitas yg lain.
– tahu tujuan.
– gampang kerjasama

b) kelompok koaksi (co-acting groups),
anggota kel ini bekerja sama dlm melaksanakan tgs kel, tapi masing2 dpt melaksanakan pekerjaannya relatif scr mandiri tdk saling tergntung.
– susah kerjasama

 

c) Kelompok konteraksi (counter-acting groups)
para anggotan kel bekerja sama untuk tujuan perundingan & memufakatkan sasaran & tuntutan yg bertentangan.
– tahu tujuan tetapi bentuk kesepakatan belum tahu
– mengobral scr bersama tetapi tujuannya berbeda
– susah kerjasama

 

Gejala dalam proses kelompok
Tiga fungsi yg menjelaskan gejala yg timbul dlm proses kelompok, yg timbul dlm proses interaksi antaranggota kelompok:
a) sbg penimbul gagasan baru dan penyelesaian kreatif
b) sbg mekanisme pemcahan masalah
c) sbg pelancar pelaksanaan majemuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: